
INILAHCOM, Gianyar - Bali United bakal mencari pelatih baru untuk musim kompetisi 2019. Sejumlah nama besar, termasuk Sven-Goran Eriksson dikabarkan tertarik melatih Serdadu Tridatu.
Bali United harus melewati dua pertandingan sisa Liga 1 2018 tanpa pelatih permanen setelah Widodo Cahyono Putro mundur sejak Kamis (29/11/2018). Untuk sementara Stefano Lilipaly dan kawan-kawan ditangani asisten pelatih Eko Purdjianto.
Kekosongan kursi pelatih Bali United menarik perhatian sejumlah agen yang berusaha menawari kliennya posisi tersebut. Dengan kekuatan finansial dan manajemen yang profesional, Bali United merupakan salah satu klub yang menjanjikan di Indonesia.
CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengatakan klubnya banyak menerima lamaran untuk pelatih baru. Tak tanggung-tanggung, kata Yabes, ada puluhan pelatih baik dari dalam maupun luar negeri yang tertarik melatih timnya tahun depan.
Diantara peminat tersebut ada pelatih timnas Filipina, Sven-Goran Eriksson. Sebelumnya, Fox Asia juga mengabarkan Roberto Carlos sudah mengirimkan CV ke manajemen tim yang bermarkas di Stadion I Wayan Dipt itu.
Namun demikian, Yabes belum mau terburu-buru menunjuk pelatih baru karena banyak yang perlu diperhatikan dalam dalam menyeleksi kandidat.
"Kami pernah berbicara dengan agennya (Roberto Carlos). Akan tetapi, belum sampai pada mengirim CV. Kejadiannya setelah Widodo mundur," kata Yabes, Senin (3/12/2018) kemarin.
"Banyak yang berminat. Sampai 30an, yang semuanya pelatih asing. Kami masih cari dan cari yang sudah pengalaman di Asia. Head coach-nya Filipina. Yang sampai semifinal siapa tuh? Itu salah satunya. Terus Pieter Huistra dan banyak deh, semuanya pada terkenal," ia memungkasi.
Dibanding Roberto Carlos, Eriksson jauh lebih berpengalaman. Juru taktik kebangsaan Swedia itu tercatat pernah melatih sejumlah klub Eropa seperti AS Roma, Sampdoria, Fiorentina, Lazio hingga Manchester City.
Tahun ini, Eriksson menukangi timnas Filipina di Piala AFF 2018. Berhasil membawa The Azcals melaju hingga semifinal, Federasi Sepakbola Filipina (PFF) dikabarkan berencana memperpanjang kontrak pelatih 70 tahun.
Sedangkan, Roberto Carlos sejak pensiun sebagai pemain pada 2015 lalu di klub Liga Super India, Delhi Dynamos, melanjutkan karier sebagai pelatih. Ia pernah menukangi Akhisar Belediyespor dan Delhi Dynamos pada 2015.
Namun, di akhir musim 2015, pria yang terkenal dengan tendangan gledeknya ini memilih tak melanjutkan kerjasama dengan Delhi. Sampai sekarang, Roberto Carlos masih menganggur.
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Sven-Goran Eriksson Tertarik Latih Bali Utd?"
Posting Komentar