Search

Polisi: Ada Dugaan Match Fixing di Liga 1

INILAHCOM, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola tengah menyelidiki dugaan terjadinya pengaturan skor di kasta tertinggi kompetisi sepakbola Indonesia, Liga 1.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi, Dedi Prasetyo, mengatakan Satgas telah memeriksa belasa saksi terkait praktik jual beli pertandingan di Liga 2 dan Liga 3.

Sejauh ini sudah ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka pengatur skor, dua diantaranya merupakan internal PSSI yaitu Johar Lin Eng (anggota Exco PSSI) serta Dwi Irianto (anggota Komdis PSSI).

Dedi menyebut pengungkapan praktik pengaturan skor di dua liga tersebut menjadi pintu masuk dalam mengungkap lebih luas kasus mafia bola.

"Iya tidak menutup kemungkinan (Liga 1)," kata Dedi dikutip dari Beritajatim.

Lebih lanjut, Dedi mengklaim kepolisian sudah mendapat dukungan dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam upaya pemberantasan mafia sepakbola. Dedi optimistis dukungan tersebut maka usaha memberantas praktik kotor match fixing menunjukkan titik terang.

"Ketua Umum PSSI (Edi Rahmayadi) sudah berkomitmen akan mendukung secara penuh Satgas ini untuk memberantas mafia pengaturan skor dan merusak persepakbolaan indonesia," ia menambahkan.

Terkait kasus pengaturan Skor, Dedi menambahkan, polisi akan menjerat para pelaku dengan pasal penyuapan. Namun, tidak menutup kemungkinan polisi juga akan menjerat pelaku dengan pasal berlapis seperti pasal Pencucian Uang.

"Ini semua akan terus kami selidiki dan ungkap dengan pasal-pasal yang sesuai," ia menutup.

Let's block ads! (Why?)

Baca Kelanjutan Polisi: Ada Dugaan Match Fixing di Liga 1 : http://bit.ly/2QewMvi

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Polisi: Ada Dugaan Match Fixing di Liga 1"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.