INILAHCOM, Madrid - Sergio Ramos dinilai sebagai salah satu bek terbaik di era sepakbola modern. Bukan hanya piawai bertahan, Ramos juga kerap mencetak gol krusial. Ia pun bercerita tentang kemampuannya itu.
Berposisi sebagai bek tengah tidak serta merta membatasi pergerakan Ramos. Ia tak ragu membantu serangan saat timnya butuh gol untuk terhindar dari kekalahan atau mencetak gol penentu kemenangan.
Musim lalu, Ramos beberapa kali menjadi penyelamat Madrid dari kekalahan. Gol telatnya ke gawang Barcelona memaksa laga berakhir imbang 1-1. Bek 31 tahun juga menorehkan catatan sebagai bek paling produktif dalam satu musim dengan torehan 10 gol dari 43 penampilan.
Dalam wawancara dengan Marca, Ramos menjelaskan kemampuannya mencetak gol sudah dia miliki sejak kecil. Dulunya, dia mengaku berposisi sebagai penyerang.
"Ya. Saya selalu bermain sebagai seorang penyerang dan selalu menirukan gaya selebrasi seperti Ronaldo. Itu membuat saya lebih nyaman dalam situasi menyerang dan itu mungkin membuat saya bermain berbeda dengan kebanyakan bek yang tidak memainkan peran seperti ini sejak kecil," urainya.
Dari gol-gol yang dicetaknya, Ramos lebih sering melakukannya dalam situasi set piece seperti menyambut sepak pojok atau bola umpan tendangan bebas. Bahkan, ia mendapat julukan sebagai raja sundulan.
Ia menyebut kemampuan heading-nya merupakan buah latihan keras dan juga ketajaman insting dalam membaca arah umpan rekannya.
"Dalam latihan Anda harus memiliki koneksi bagus dengan pengumpan baik Toni Kroos, Luka Modric atau James. Gerak tubuh dipadukan dengan kekuatan fisik dan latihan, maka hasilnya akan baik," ia menambahkan.
"Orang tua saya selalu mengingatkan banyak hal saat melatih kemampuan tersebut di pantai. Pergerakan, visi, sinkronasi....segalanya," ia memungkasi.
Baca Kelanjutan Sergio Ramos Akui Dulunya Adalah Penyerang : http://ift.tt/2uGNda7Bagikan Berita Ini
0 Response to "Sergio Ramos Akui Dulunya Adalah Penyerang"
Posting Komentar