
INILAHCOM, Malang - Arema FC menggelar latihan sore hari di bulan Ramadan. Pelatih Milomir Seslija punya alasan tersendiri.
Skuad Arema FC memulai latihan perdana di bulan Ramadan pada Selasa (7/5/2019) sore kemarin, di Stadion Cakrawala, Kompleks Universitas Negeri Malang (UNM), yang dimulai pukul 15:45 WIB.
Milomir Seslija menjelaskan alasannya tidak memilih waktu malam hari untuk menjalankan sesi latihan setelah para pemain yang menjalani ibadah puasa berbuka.
"Kami sudah pernah melakukan latihan seperti ini di bulan Ramadan tahun-tahun sebelumnya, saya minta pemain yang berpuasa mempercayakan kepada Tuhan, bahwa Dia akan memberikan kekuatan dan energi ekstra untuk menjalani ini, Ramadan akan membuat setiap orang yang menjalaninya menjadi lebih baik, dan dapat semakin menyayangi sesamanya," ungkap pelatih asal Bosnia.
Milo memilih latihan sore hari karena merupakan kesepakatan dengan para penggawa Singo Edan. Menurutnya, para pemain lebih senang berlatih di sore hari ketimbang malam.
"Sejak tahun 2016 lalu, ketika saya melatih di sini, kami menggunakan metode latihan yang sama, tidak ada yang saya ubah, kami berlatih mulai 3.45 WIB, karena Malang tidak terlalu panas, pemain tidak perlu adaptasi lagi, mungkin masalah kami adalah berlatih di mana, itu saja," ia menambahkan.
Bagi Milo ini bukan kali pertama ia harus menyesuaikan waktu latihan saat memasuki bulan Ramadan dimana pemain muslim berpuasa sejak terbit hingga terbenamnya matahari.
"Waktu di Saudi saya malah melatih pukul 11.00 hingga pukul 14.00, hal yang sama saya berlakukan di Libia, tidak masalah bagi pemain sana, karena sudah terbiasa, tapi di sini pemain lebih suka menjalani sesi latihan sore," pungkasnya.[rza]
Sumber: Wearemania
Baca Kelanjutan Alasan Arema Latihan Sore Hari di Bulan Ramadan : http://bit.ly/2YfiBKZBagikan Berita Ini
0 Response to "Alasan Arema Latihan Sore Hari di Bulan Ramadan"
Posting Komentar